Sabtu, 11 Mei 2013

intrastruktur di kaltim

JAKARTA – Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2013 ini akan berfokus kepada program-program prioritas di Kalimantan Timur.
Kepala Bappeda Kalimantan Timur Rusmadi mengatakan, untuk infrastruktur darat, pertama adalah Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan antara Kalimantan Selatan ke Kalimantan Timur selain Jembatan Payan.
“Untuk itu telah dialokasikan dana sebesar Rp150 miliar dari total Rp1,6 triliun,” ungkap Rusmadi, di Jakarta, Senin (29/4).
Rusmadi menambahkan, untuk program yang kedua adalah jalan Trans Kalimantan terutama beberapa ruas yang mengalami kerusakan berat. Pertama, adalah batas dari Kalimantan Selatan untuk Trans Kalimantan untuk poros wilayah provinsi Kalsel itu di mana kondisi sudah bagus tetapi dari dari batas Kalsel menuju Batu Aji Kuaro masih rusak berat.
Untuk infrastruktur laut, Rusmadi menuturkan, pihaknya fokus agar pemerintah pusat memberi perhatian di Pelabuhan Sipio Maloi.
“2013 kita sudah dibantu oleh APBN untuk pembangunan dermaga Maloi ini, dan dari kebutuhan Rp800 miliar, kita memang berharap 2014 itu bisa selesai. Tapi dari pembahasan tadi baru dialokasikan Rp100 miliar,” jelasnya.
Tetapi untuk jalan akses, Rusmadi mengatakan sudah mendapatkan alokasi yang cukup memadai untuk kebutuhan Kawasan Industri Maloi ini. (SL-12)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar